17 Agustusan di UTP
Thursday, August 31st, 2006Ini hari pertama aku agustusan di negara orang. Meskipun 17 agustusan, tapi diadakannya tanggal 19 agustus soalnya tanggal segitu masih pada sibuk ngajar (bagi S2-nya) dan kuliah (bagi S1-nya). Setelah sampai di Dewan Kuliah di dekat bangunan Halliburton (lupa namanya), sebelahnya office, sekitar jam 8 pagi (2 jam setelah subuh) orang-orang indonesia udah pada kumpul di sana. Para pengunjung dari indonesia disambut cukup hangat dengan welcome drink dan jajannya (heheh … dasar penggemar free food). Lalu upacara agustusan pun dimulai. Upacara dilakukan dengan sangat sederhana. Hanya yang penting-penting saja, seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi MP3 yang tidak punya intro (huh, kejam sekali sih …), kemudian pidato dari Pak Holil (eh, ternyata aku nemu nama Pak Holil lagi di sini), dan pembacaan puisi perjuangan oleh Ustad Dawi yang sayangnya kurang khidmat karena putra-putri dari bu joko dan mbak silvi lari-larian dan teriak-teriak. Tapi aku sempat merekam 3gp dari secuplik nyanyian Indonesia Raya. Tapi tetep, nggak boleh mengibarkan bendera di sini, soalnya ini negara orang. Kalo mengibar bendera, bisa masuk bilik tahanan nanti … heheh…
Setelah selesai upacaranya, segera dibentuklah empat kelompok untuk mengikuti lomba-lomba agustusan di lapangan deket office. Pertama, lomba sepak bola pake sarung, trus kalo musik disetel permainan harus berhenti dan berjoget semua. Tapi aku nggak ikut ini. Aku ikut yang lomba kedua, yaitu lomba makan krupuk. Akhirnya seneng juga liat krupuk blek di malaysia ini, yang pake bolong di mana-mana. Soalnya krupuk di sini krupuk ikan semua. Meskipun kalah, tapi rasa rindu akan negara sendiri sudah terobati. Trus juga lomba ketiga adalah memasukkan paku ke dalam botol, yang menang Pak Dani. Lomba terakhir adalah balap karung. Kalo istilah di malaysia adalah lomba lari dalam goni. Waktu sesi satu, Ipul berhasil mengungguli lari karungnya, begitu sudah berganti ke Pak Balza untuk lari kembali ke tempat start Ipul, Pak Balza malah jatuh … mungkin gara-gara kami menyemangati sambil ikutan lari, pak balzanya grogi
hehehe … tapi khan sekali lagi, yang penting senengnya, meskipun kelompok kami nggak ada yang menang. Yang paling salut di acara ini adalah mas-mas TKI di cafe in to eat yang mau meluangkan waktu kerjanya untuk ikutan main. Setelah jam 12 siang, acarapun berhenti dan dilanjut dengan makan siang … Wahhh … makan sayur yang mirip sayur bayem.. jadi kangen sayur bayem deh. Meskipun mirip-mirip dikit, tapi gak papa deh, lauknya ayam goreng dan telur ceplok. Setelah itu adalah pengumuman pemenang. Hadiahnya … ckckck, menggiurkan banget. Jajan-jajan dari Indonesia, yang tidak mungkin didapat di sini, seperti dodol garut, Taro, permen loli pop chupa chups, dan masih banyak lagi, dalam beberapa bingkisan. Hadiah tidak dimakan sendiri, tapi dibagi bareng-bareng.
Di malam harinya, jam 9 malam, acara malam agustusan di v5 in to eat dimulai dengan perkenalan anggota PPI UTP Indonesia, dari slide-slide ppt. Anehnya aku malah muncul di video perkenalannya department EE. Wah, si Fritz dari Jombang nih harus bertanggung jawab. Soalnya waktu disyut tadinya aku ga tau untuk apa. (Eh btw, berarti aku udah nemu 4 orang dari Jombang, gw sendiri, roil, candra, fritz. Dan klo cak son bergabung bentar lagi bakalan ada 5 dari Jombang. Hidup jombang!!). Setelah acara perkenalan selesai, dilanjut dengan acara hiburan. Diawali dengan duo gitaris mas munir vs mas dedi, memainkan nomor cantik Now and Forever, dinyanyikan oleh Fauzan dg sangat merdu. Then for the next song, I’m coming to the keyboard … dengan lagu Bendera dari Coklat, dinyanyikan oleh Mas Wawan. Lagu ini diaransemen slow dengan keyboard, sehingga lagu terasa penuh khidmat. Setelah satu putaran versi slow, dengan panduan one two three four dari aku, irama berbalik arah menjadi versi uptempo dan kedua gitaris akustik mulai beraksi … Lalu dilanjut dengan lagu dian pp & deddy dhukun - Masih Ada (gue banget gitu loh …) sembari menikmati hidangan in 2 eat, French Fries dan teh tarik. Sllrp … sllrp… Setelah itu, Pak Balza menyanyi lagu Kuta Bali diiringi keyboard. Perlu dicatat bahwa Pak Balza itu spesialis falsetto, suara dengan oktaf tinggi. Setelah itu dilanjut dengan Kenangan Terindah dibawakan oleh Pak Erman yang suaranya oke dengan penghayatannya yang super duper, serta dilanjut lagi dengan lagu Semoga-nya KLA dinyanyikan oleh Pak Erman bersama duo gitaris plus keyboardis (gw, mas dedi, mas munir), masih dengan penghayatan supernya, lalu berlanjut dengan lagu kejutan: "Menikah" dari Java Jive, dinyanyikan oleh Fauzan, sebagai pesanan surprise dari seseorang sesepuh yang cukup dituakan di sini… ampun baang, daripada sebut merk … kepada seseorang lainnya yang juga hadir di situ. Setelah itu dilanjut dengan lagu TTM untuk memperkeruh suasana, dinyanyikan oleh Rere, dan dilanjut dengan lagu Cinta Kan Membawamu Kembali, dibawakan oleh kelompok cewek-cewek v5 yang diaransemen untuk menyanyi secara bergantian di awal lalu menyanyikan bersama di beberapa bagian (untuk Duma … ampuuuun suaranya huuuebat banget deh pokoknya … is the best) dilanjut dengan 2 lagu Vina, yaitu Logika (Dari semuanya lelaki yang pernah …) dan Cinta (Bergetar hatiku saat kuberkenalan dengannya…). Trus yang paling berkesan adalah lagu Indonesia Tanah Air Beta, diaransemen bersama sehingga menjadi begitu indahnya. Dibuka dengan Pak Erman, Pak Hilfan, reff dinyanyikan oleh Fauzan, trus overtune oleh Mas Dedi, Pak Balza, dan reff disambung oleh saya sendiri dengan gaya Judika banget gitu loch. Begitu ending, pak balza lari dari tanggung jawab menutup lagu, akhirnya aku yang menutup dengan nada-nada falsetto, hehehe. Berhubung jam sudah hampir 12 malam dan listrik mau dimatiin, akhirnya daftar lagu yang masih banyak terpaksa harus dipotong dan ditutup dengan lagu Kemesraan yang dinyanyikan bersama-sama.