Archive for September, 2006

PUASA PERTAMA DI UTP

Wednesday, September 27th, 2006

17092006
Sekitar dua minggu lalu Kiki dan Marten beli Rice Cooker, Multi Cooker, suthil, serok, piring, sendok, garpu, gelas, peniris, tepung, nugget mentah, kentang goreng, sarden, ayam, ikan, sosis, telur, gula, garam, dan bumbu masak lainnya. Wah, jadi nih berbuka dan sahur di kamar saja. Hihihi, masakan pertama yang dibuat Kiki adalah bakso ikan plus bihun. Wih, u r the best chef emang.

23092006002Trus hari H-1 sebelum puasa, siang hari, Kiki, Marten dan BKC masak sop ceker, omelet, kerupuk, sambel trasi, dan sambel pecel … alhamdulillah akhirnya bisa ngerasain masakan indonesia …. Trus hari2 berikutnya sahur dan buka masak sarden, sayur terong, sambel goreng kentang, kolak pisang, ote-ote sosis, pisang goreng, trus ikan asin, ikan plus kacang panjang.

25092006001
Tapi entah kenapa kalo aku yang masak (indomie pake tepung pake telor terus digoreng) kok nggak ada yg mau??!? Tapi alhamdulillah, dengan adanya alat2 masak di dapur dan bumbu2 di kulkas, nggak perlu turun dari lantai 4 ke kantin ali buat beli makan, dan setiap sahur dan buka, selalu ada momen makan bareng di atas tikar, dan bisa masak sendiri. Di sini aku jadi belajar macam mana itu membersihkan dan menanak nasi, memakai margarin.

Trus juga, ada beberapa cerita kecil tentang sholat tarawih di sini. Waktu tarawih pertama, jalanan rame dan macet oleh mobil-mobil dan sepeda motor student yang mau ke masjid utp. Kaya waktu takbiran gitu, banyak banget kendaraan yang macet di belakang takbiran. Tapi seperti biasa, makin hari jumlah sof makin berkurang. Trus juga, sholat di sini (meskipun jauh), tapi ber-AC, meski AC baru aja rusak dan baru berjalan normal sejak tarawih hari ketiga. Jadi tarawih hari pertama dan kedua, yah serasa tarawih biasa. Baju selalu basah waktu pulang karena keringat. Tapi mulai tarawih ketiga, udah nggak keringetan lagi, dan sholatnya lebih dingin kalo di dalem karena AC. Hehehe, dan di sini aku tidak menemui lagi fenomena teriak-teriak antar taraweh. Biasanya setelah salam, para makmum teriak "hoeeeih … hoeeeiih …. sholiiiih" dengan terburu-buru, menjawab teriakan pendamping imam. Di sini lebih sopan, dan sholatnya tidak terburu-buru. Kalu dulu sih sepakat sholat terburu-buru, soalnya suasananya panas banget pengen cepet pulang, tapi kalo sekarang ga papa deh. Dan juga di antara sholat taraweh, ada sedikit perbedaan, yg biasanya jawab "allohumma sholli aliih" diganti menjadi "sholallohu wassalamu ‘alaiih".

3D JOURNEY

Thursday, September 14th, 2006

Last Monday I just register for the access of some rooms I want in Building 1 (for ICT) and 2 (for BIS). When I have registered, I can enter those rooms with my Matrix ID Card. I’ve just found so many laboratories in Building 1 and Building 2. Multimedia Lab 1, 2, 3, until 6 in Building 2 where I ge in touch as the tutor of ICIS (Introduction of Computer and Information System) until now, Application Lab 1 until 2 where I tutor SAD (System Analysis and Design) in Building 2, some of Advanced Programming Lab and some of Flexible Learning Lab in building 1, Data Communication Lab (very sophisticated and complicated but luxurious networking lab) in building 2, and of course the Postgraduate Lab in Building 2. The postgraduate Lab is very quiet but fulfilled with unquiet people. The one that I notice most, is some room in Level 2 Building 2. There are some rooms related with Virtual Reality.

First I thought VR course is complicated and uninteresting because I’ve never been taught those materials at my undergraduate. But actually when my supervisor give me project for my GA (my eyes turning green :) ) to do the survey of a VR project, I become interested with the room (thanks to Barkah for giving me the information about it). OK, first, there are some room related with VR, they are Virtual Reality Lab 1 (Power Wall), Virtual Reality Lab 2 (Cave), Usability Waiting Room and Usability Control Room.  But the most interesting room is Power Wall, because I can see that there are a lot of fun things for VR.

12092006001First thing is Polarized Glasses to view a 3D screen movie using two projectors. The movie cannot be seen from computer, and at the roll-screen, we will see unclear motion pictures or movies since we use two projectors. But when we use polarized googles, we can feel that the picture is real and so near to us.

12092006002
The second thing is LCD Shutter Glasses, a glasses containing liquid crystal and polarizing filter used to create the illusion of a 3D image. And there are also a video card, which darkens over one eye, and then the other, in synchronization with the refresh rate of the monitor setting. At this time, I just realized that refresh rate is not just important but very important, that is for VR. In sufficient high refresh rate, we will not see any flickering, each eye receives a different image, and the 3D effect is able to be perceived.

12092006003
And then the third one is head-mounted display, or I usually called it Holodeck, because it is supposed to belong to Startrek’s. It is actually a display device that we wears on our head to have video information directly displayed in front of our eyes. In our eyes, there are lenses to make us perceive that the images are from far distance. We will see what we called augmented reality (AR). One more thing is wired glove, a glove-like input device for VR. The sensor is in bending of fingers only. Barkah said that if we are in the situation that we are given a heavy rock virtually, our finger will feel the heaviness of the rock as well. And actually this thing is also developed for Nintendo Power Glove.

Actually, those things are very expensive things. One of them is approximately $10000. So I must be careful when I and Barkah conduct the survey. But actually this experience is one of a great journey in my life.

KONTES ROBOT ASIA PASIFIK 2006

Monday, September 11th, 2006

Kemarin Minggu, 10/09/06 waktu makan sore di kantin USM sama temen-temen, ga sengaja liat di TV kantin : Siaran Langsung Kontes Robot Asia Pasifik (ROBOCON) di TV Malaysia, ga tau nama TV-nya apa. Wehhh, langsung pindah kursi deket TV. Apalagi waktu itu yang diteriakin pembawa acara waktu itu terjemahan bebasnya adalah “Inilah dia Poltek Elektro ITS versus Thailand”. Trus ditayangkanlah profil PENS ITS dan nampaklah foto-foto Surabaya dan bangunan ITS di TV (kalo nggak salah bunderan ITS juga … kalo ga salah lho), trus juga logo PENS ITS di bagian depan bangunan PENS, dll. Oiya, nama tim robotnya PENS adalah Depth4. Tapi sayangnya aku ga tau bahasa-bahasa teknik dan aturan kontes robot, jadi cuman bisa nonton gamesnya aja, ga bisa jadi komentator ataupun nyumpah-nyumpahin :) Tapi setahu aku, skor ITS vs Thailand = 13 vs 19, jadi ITS kalah … dan Vietnam jauh lebih hebat dari Jepang. Tapi ada temen aku yg ngerti tentang robot, yg liat langsung di hall-nya dan memberikan ulasan mengenai kontes kemarin. Berikut ini ulasan dari Bung Candra :

Tadi pagi (10/09/2006) , dengan menumpang bis UTP bersama rombongan Tim Robocon UTP, saya melihat Final Asia-Pasific Robot Contest yang ada di Merdeka Hall, Putra World Trade Center, Kuala Lumpur. Acaranya seru banget!!! Terutama suporter-suporter dari Malaysia, Vietnam, China, Hongkong, dan Thailand. Kalo pendukung Indonesia kurang rame dibanding mereka, walaupun sudah dibantu dukungan teman-teman TKI.

Babak penyisihan group berlangsung cukup seru. indonesia yang (as usual) diwakili oleh PENS-ITS Surabaya menjadi juara group A setelah mengalahkan Egypt dan Macau. Namun sayang, perjuangan putra-putra Ibu Pertiwi ini harus terhenti di babak Quarter Final setelah dikalahkan Thailand. Blocking yang dibuat oleh salah satu dari empat robot otomatis untuk menghalangi musuh mencapai SkyBridge tidak bekerja dengan baik. Walhasil, kita kalah point dan Thailand berhak melaju ke Babak Semi Final.

Di babak Final, bertemu juara bertahan tahun 2003 yaitu Thailand dengan juara bertahan dua kali pada tahun 2002 dan 2004, Vietnam. Pertandingan Final ini berlangsung sangat cantik. Vietnam yang selalu mengubah strategi robot otomatisnya setelah mempelajari strategi lawan berhasil mengacaukan blocking dari Thailand. Tim robot dari Vietnam berhasil menyelesaikan tugas dengan SEMPURNA. Semua balok yang ada telah ditempatkan dengan baik pada Tower serta SkyBridge-nya. Istilah Malay-nya SIAP. Benar-benar Final yang Luar Biasa!!
Vietnam memboyong Trophi juara ke negaranya sekaligus mengundang hadirin untuk datang ke Vietnam tahun depan karena dia akan menjadi tuan rumah Robocon 2007.