KONTES ROBOT ASIA PASIFIK 2006

September 11th, 2006 by dhanysaputra

Kemarin Minggu, 10/09/06 waktu makan sore di kantin USM sama temen-temen, ga sengaja liat di TV kantin : Siaran Langsung Kontes Robot Asia Pasifik (ROBOCON) di TV Malaysia, ga tau nama TV-nya apa. Wehhh, langsung pindah kursi deket TV. Apalagi waktu itu yang diteriakin pembawa acara waktu itu terjemahan bebasnya adalah “Inilah dia Poltek Elektro ITS versus Thailand”. Trus ditayangkanlah profil PENS ITS dan nampaklah foto-foto Surabaya dan bangunan ITS di TV (kalo nggak salah bunderan ITS juga … kalo ga salah lho), trus juga logo PENS ITS di bagian depan bangunan PENS, dll. Oiya, nama tim robotnya PENS adalah Depth4. Tapi sayangnya aku ga tau bahasa-bahasa teknik dan aturan kontes robot, jadi cuman bisa nonton gamesnya aja, ga bisa jadi komentator ataupun nyumpah-nyumpahin :) Tapi setahu aku, skor ITS vs Thailand = 13 vs 19, jadi ITS kalah … dan Vietnam jauh lebih hebat dari Jepang. Tapi ada temen aku yg ngerti tentang robot, yg liat langsung di hall-nya dan memberikan ulasan mengenai kontes kemarin. Berikut ini ulasan dari Bung Candra :

Tadi pagi (10/09/2006) , dengan menumpang bis UTP bersama rombongan Tim Robocon UTP, saya melihat Final Asia-Pasific Robot Contest yang ada di Merdeka Hall, Putra World Trade Center, Kuala Lumpur. Acaranya seru banget!!! Terutama suporter-suporter dari Malaysia, Vietnam, China, Hongkong, dan Thailand. Kalo pendukung Indonesia kurang rame dibanding mereka, walaupun sudah dibantu dukungan teman-teman TKI.

Babak penyisihan group berlangsung cukup seru. indonesia yang (as usual) diwakili oleh PENS-ITS Surabaya menjadi juara group A setelah mengalahkan Egypt dan Macau. Namun sayang, perjuangan putra-putra Ibu Pertiwi ini harus terhenti di babak Quarter Final setelah dikalahkan Thailand. Blocking yang dibuat oleh salah satu dari empat robot otomatis untuk menghalangi musuh mencapai SkyBridge tidak bekerja dengan baik. Walhasil, kita kalah point dan Thailand berhak melaju ke Babak Semi Final.

Di babak Final, bertemu juara bertahan tahun 2003 yaitu Thailand dengan juara bertahan dua kali pada tahun 2002 dan 2004, Vietnam. Pertandingan Final ini berlangsung sangat cantik. Vietnam yang selalu mengubah strategi robot otomatisnya setelah mempelajari strategi lawan berhasil mengacaukan blocking dari Thailand. Tim robot dari Vietnam berhasil menyelesaikan tugas dengan SEMPURNA. Semua balok yang ada telah ditempatkan dengan baik pada Tower serta SkyBridge-nya. Istilah Malay-nya SIAP. Benar-benar Final yang Luar Biasa!!
Vietnam memboyong Trophi juara ke negaranya sekaligus mengundang hadirin untuk datang ke Vietnam tahun depan karena dia akan menjadi tuan rumah Robocon 2007.

17 Agustusan di UTP

August 31st, 2006 by dhanysaputra

Dsc04597Ini hari pertama aku agustusan di negara orang. Meskipun 17 agustusan, tapi diadakannya tanggal 19 agustus soalnya tanggal segitu masih pada sibuk ngajar (bagi S2-nya) dan kuliah (bagi S1-nya). Setelah sampai di Dewan Kuliah di dekat bangunan Halliburton (lupa namanya), sebelahnya office, sekitar jam 8 pagi (2 jam setelah subuh) orang-orang indonesia udah pada kumpul di sana. Para pengunjung dari indonesia disambut cukup hangat dengan welcome drink dan jajannya (heheh … dasar penggemar free food). Lalu upacara agustusan pun dimulai. Upacara dilakukan dengan sangat sederhana. Hanya yang penting-penting saja, seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi MP3 yang tidak punya intro (huh, kejam sekali sih …), kemudian pidato dari Pak Holil (eh, ternyata aku nemu nama Pak Holil lagi di sini), dan pembacaan puisi perjuangan oleh Ustad Dawi yang sayangnya kurang khidmat karena putra-putri dari bu joko dan mbak silvi lari-larian dan teriak-teriak. Tapi aku sempat merekam 3gp dari secuplik nyanyian Indonesia Raya. Tapi tetep, nggak boleh mengibarkan bendera di sini, soalnya ini negara orang. Kalo mengibar bendera, bisa masuk bilik tahanan nanti … heheh…

Dsc04604 Setelah selesai upacaranya, segera dibentuklah empat kelompok untuk mengikuti lomba-lomba agustusan di lapangan deket office. Pertama, lomba sepak bola pake sarung, trus kalo musik disetel permainan harus berhenti dan berjoget semua. Tapi aku nggak ikut ini. Aku ikut yang lomba kedua, yaitu lomba makan krupuk. Akhirnya seneng juga liat krupuk blek di malaysia ini, yang pake bolong di mana-mana. Soalnya krupuk di sini krupuk ikan semua. Meskipun kalah, tapi rasa rindu akan negara sendiri sudah terobati. Trus juga lomba ketiga adalah memasukkan paku ke dalam botol, yang menang Pak Dani. Lomba terakhir adalah balap karung. Kalo istilah di malaysia adalah lomba lari dalam goni. Waktu sesi satu, Ipul berhasil mengungguli lari karungnya, begitu sudah berganti ke Pak Balza untuk lari kembali ke tempat start Ipul, Pak Balza malah jatuh … mungkin gara-gara kami menyemangati sambil ikutan lari, pak balzanya grogi :) hehehe … tapi khan sekali lagi, yang penting senengnya, meskipun kelompok kami nggak ada yang menang. Yang paling salut di acara ini adalah mas-mas TKI di cafe in to eat yang mau meluangkan waktu kerjanya untuk ikutan main. Setelah jam 12 siang, acarapun berhenti dan dilanjut dengan makan siang … Wahhh … makan sayur yang mirip sayur bayem.. jadi kangen sayur bayem deh. Meskipun mirip-mirip dikit, tapi gak papa deh, lauknya ayam goreng dan telur ceplok. Setelah itu adalah pengumuman pemenang. Hadiahnya … ckckck, menggiurkan banget. Jajan-jajan dari Indonesia, yang tidak mungkin didapat di sini, seperti dodol garut, Taro, permen loli pop chupa chups, dan masih banyak lagi, dalam beberapa bingkisan. Hadiah tidak dimakan sendiri, tapi dibagi bareng-bareng.

Dsc04721 Di malam harinya, jam 9 malam, acara malam agustusan di v5 in to eat dimulai dengan perkenalan anggota PPI UTP Indonesia, dari slide-slide ppt. Anehnya aku malah muncul di video perkenalannya department EE. Wah, si Fritz dari Jombang nih harus bertanggung jawab. Soalnya waktu disyut tadinya aku ga tau untuk apa. (Eh btw, berarti aku udah nemu 4 orang dari Jombang, gw sendiri, roil, candra, fritz. Dan klo cak son bergabung bentar lagi bakalan ada 5 dari Jombang. Hidup jombang!!). Setelah acara perkenalan selesai, dilanjut dengan acara hiburan. Diawali dengan duo gitaris mas munir vs mas dedi, memainkan nomor cantik Now and Forever, dinyanyikan oleh Fauzan dg sangat merdu. Then for the next song, I’m coming to the keyboard … dengan lagu Bendera dari Coklat, dinyanyikan oleh Mas Wawan. Lagu ini diaransemen slow dengan keyboard, sehingga lagu terasa penuh khidmat. Setelah satu putaran versi slow, dengan panduan one two three four dari aku, irama berbalik arah menjadi versi uptempo dan kedua gitaris akustik mulai beraksi … Lalu dilanjut dengan lagu dian pp & deddy dhukun - Masih Ada (gue banget gitu loh …) sembari menikmati hidangan in 2 eat, French Fries dan teh tarik. Sllrp … sllrp… Setelah itu, Pak Balza menyanyi lagu Kuta Bali diiringi keyboard. Perlu dicatat bahwa Pak Balza itu spesialis falsetto, suara dengan oktaf tinggi. Setelah itu dilanjut dengan Kenangan Terindah dibawakan oleh Pak Erman yang suaranya oke dengan penghayatannya yang super duper, serta dilanjut lagi dengan lagu Semoga-nya KLA dinyanyikan oleh Pak Erman bersama duo gitaris plus keyboardis (gw, mas dedi, mas munir), masih dengan penghayatan supernya, lalu berlanjut dengan lagu kejutan: "Menikah" dari Java Jive, dinyanyikan oleh Fauzan, sebagai pesanan surprise dari seseorang sesepuh yang cukup dituakan di sini… ampun baang, daripada sebut merk … kepada seseorang lainnya yang juga hadir di situ. Setelah itu dilanjut dengan lagu TTM untuk memperkeruh suasana, dinyanyikan oleh Rere, dan dilanjut dengan lagu Cinta Kan Membawamu Kembali, dibawakan oleh kelompok cewek-cewek v5 yang diaransemen untuk menyanyi secara bergantian di awal lalu menyanyikan bersama di beberapa bagian (untuk Duma … ampuuuun suaranya huuuebat banget deh pokoknya … is the best) dilanjut dengan 2 lagu Vina, yaitu Logika (Dari semuanya lelaki yang pernah …) dan Cinta (Bergetar hatiku saat kuberkenalan dengannya…). Trus yang paling berkesan adalah lagu Indonesia Tanah Air Beta, diaransemen bersama sehingga menjadi begitu indahnya. Dibuka dengan Pak Erman, Pak Hilfan, reff dinyanyikan oleh Fauzan, trus overtune oleh Mas Dedi, Pak Balza, dan reff disambung oleh saya sendiri dengan gaya Judika banget gitu loch. Begitu ending, pak balza lari dari tanggung jawab menutup lagu, akhirnya aku yang menutup dengan nada-nada falsetto, hehehe. Berhubung jam sudah hampir 12 malam dan listrik mau dimatiin, akhirnya daftar lagu yang masih banyak terpaksa harus dipotong dan ditutup dengan lagu Kemesraan yang dinyanyikan bersama-sama.

Heboh Siti Nurhaliza Di Malaysia

August 20th, 2006 by dhanysaputra

Tadi siang waktu makan, awalnya aku heran, kenapa tiba-tiba orang begitu banyak berkumpul di cafe USM. Ga semuanya makan, tapi semua menghadap tempat yang sama. Oh ternyata siaran live-nya perkahwinan Siti Nurhaliza dengan Datuk K (baca: Datuk Kei). Rame banget orang2. Sampek yang jual makanan pada keluar dari kaunter semua, nggak jualan. Semua orang pada bengong nonton perkahwinan Cik Siti. Waktu cincin kahwin dipasangkan si Datuk K, orang2 pada ribut semua, "awwwwwwwh". Dan keributan semakin menjadi-jadi saat di Datuk mencium Siti Nurhaliza. Tapi keributan mereka itu bermakna bahwa orang-orang sudah tidak punya harapan lagi terhadap Siti, kerana sekarang Siti sudah ada yg punya. Hahaha, begitu acara live-nya selesai, orang2 pada cabut semua. Siaran tunda ada nanti malam jam 7pm, kenduri tgl 28 ogos, dan bersanding tgl 3 sept di TV3. Walah, wong Sophia Latjuba menikah disiarin live aja ga ada yg mau nonton, di sini Cik Siti menikah yang liat buanyak, sampek berhenti kerja untuk sementara waktu.

CAMPUR ADUK … CERITA GADO-GADO

August 10th, 2006 by dhanysaputra

Kamis 10 Ogos 2006, harusnya hari ini bukan hari pertama aku ngajar di UTP. Pagi tadi jam 8 tepat (1 jam 45 menit dari adzan subuh), aku disuruh sit in di kuliah SAD (System Analysis and Design)-nya Mrs Aliza. Kuliah hari pertama, yang ngajar Mrs Aliza. Neranginnya juuuelas banget. Bab 1 mbahas tentang Object Oriented. Tentang apa bedanya class, object, instance, attribute. Mrs Aliza menganalogikan jargon-jargon tsb dengan students in this class. Prasaan di SI aku nggak sebegitunya deh dulu waktu diterangin ADSI. Trus juga beberapa hal baru di UML Designing. Beliau njelaskannya dengan begitu cepatnya tapi sangat understandable. Muridnya pasang tampang serius semua. Waduh, takut ilmunya kurang nih, soalnya minggu depan aku harus mengajar di depan mereka, ngajar konsep UML, lebih ke teoretik. Udah gitu bukan pake Rational Rose pula, tapi pake System Architect (aku ga pernah denger, hiks). Bahkan katanya Pak Ayok, orang UGM yang juga ngajar SAD di sini, matakuliah SAD di sini lebih advanced. Itu katanya orang UGM. Gimana lagi klo dibandingin sama adsi-nya mr acan? Pasti jauh lebih sulit dan berkualitas deh. Kenapa ya, kuliah ini terasa sulit banget di sini, padahal waktu diajar pak acan dulu ga sulit-sulit amat… Tanyalah pada rumput yang bergoyang.. Hehehe… Soalnya "bualan PPSI" di UTP ini sangat berbobot. Dikit-dikit udah dicontohin ke bikin skema database, nggak kayak dulu, selalu dicontohin ke sesuatu yang abstrak dan remang-remang, serta belum tentu benernya. Nama tabel "Course" dari skema database Online Student Registration aja nggak boleh diganti menjadi "Subject", karena hal tsb perlu mengeducate user lagi. Bener juga sih, tapi sampai sedetail itu loh membahasnya. Tapi Mrs Aliza baik, aku dikasih textbooknya gratis. Dikasih beneran, nggak perlu balikin. Dikasih freepass ke bookshop. Judulnya System Analysis and Design With UML Version 2.0, An Object-Oriented Approach Second Edition, karangan Alan Dennis, Barbara Haley Wixom, dan David Tegarden. Dan di bukunya ada label "Not For Sale" yang nggak bisa dilepas karena bukan stiker. Ukurannya seperti bukunya Whitten, ketebalan menengah tapi gede dan hardcover (mungkin selama ini aku fotokopi ga pernah hardcover sebagus ini kali ya makanya bilang bagus).

Trus setelah balik dari lab ke office jam 10 lebih, miss ainol rahmah ngasih tau bahwa ada kelas kosong, dan … demi jam GA aku mau aja ambil jatah kosong tersebut. Jam 12 akhirnya aku ngajar di Makmal Multimedia 4 di jurusan Sistem Makmal (Information System), untuk yang pertama kalinya. Ngajar Microsoft Word. Setelah cari orang yang punya kunci ruangan, akhirnya aku berhadapan dengan 35 mahasiswa Foundation. LCD tinggal pencet remote. Then, biar aku nggak stres, aku suruh mereka perkenalan satu per satu dulu. Mayoritas dari mereka dari Malaysia. Ada beberapa dari Kairo. Yang bikin stres, ternyata di situ ada sejumlah anak yang sudah expert MS Word. Dan benar, waktu aku terangin, mereka yang udah pinter pada ngomong sendiri, tapi yang ga bisa memperhatikan. Untung aja aku punya beberapa trik MS Word seperti Ctrl D, Ctrl Spacebar, dan Ctrl Scroll Mouse. Jadi nggak nampak membosankan.Trik-trik nerangin sambil jalan ke belakang aku terapin. Trus juga trik CBSA aku terapin, biar suasana kelas hidup, tapi tadi masih kerasa belum maksimal.

Oiya, hari Senin kemarin, Tun Mahathir ngasih kuliah tamu ke UTP. Ramai orang bertibaan. Rasanya liat cara beliau berpidato, seperti ada kharisma Ir Soekarno come back lagi (apaan sih, liat Ir Soekarno aja baru dari buku sejarah..). Hehehe, dan sempat salaman dengan beliau, setelah selesai acaranya, meski disikuti para polis diraja malaysia selaku bodyguardnya. Hahaha… Waktu sesi tanya jawab orang-orang pada nanyain macem-macem. Ada yang dari Timor Leste nanyain bedanya negara demokratis, kerajaan, komunis, sama sosialis. Trus ada yang nanyain proyek mobil proton, trus ada juga yang minta pendapat tentang badawi, PM Malaysia yang baru, kenapa tun memilih badawi sebagai pengganti, dll. Wah, kalo ada poleng di sini, dia pasti ikutan tanya deh. Masalahe aku nggak seberapa ngerti politiknya mahathir, jadi nggak terlintas sedikitpun untuk bertanya. Kalo ada poleng pasti poleng datang paling pagi. Orang sini itu sepertinya menganggap politik itu hal yang tabu kali ya …

Buku di sini buanyak sekali. Bahkan buku tentang java-nya oracle aja se-rbtc varsi lama sebelum dibangun rak tinggi. Temen aku, b_kun_c dosen geodesi, katanya petronas itu nggak ada jurusan geodesinya tapi bukunya jauuuh lebih lengkap dari geodesi ugm. Untuk gofur, buku-buku bisnis di sini sampek mblenger. Buku baru semua. Paper, tinggal pilih IEEE, ACM, atau dimanapun, trus tinggal download softcopynya pake flashdisk kita. Judul-judul buku yang aneh pun ada di sini. Operating System Concept With Java, Problems and solutions in scientific computing with C++ and Java simulations, Beginning cryptography with java, Bluetooth for Java, Bea Weblogic, An introduction to network programmin with Java, Micro Java Game Development, Oracle Java Development, The Struts Framework :Practical guide for Java programmers, Java Web Services Architecture, A Programming’s Guide to Java Certification,  bahkan ada sebuah buku tebal berjudul Object-Oriented Design in Java Using java.util. Wisss … ngiler-ngiler deh. Itu baru yang keliatan. Tinggal belajarnya nih kapan, hehehe … nggak sempat-sempat.

FREE TRIP TO KL

August 10th, 2006 by dhanysaputra

Kemarin Sabtu tgl 5 Ogos 2006 kami, anak-anak satu batch yang intake July 2006, jalan-jalan gratis ke Kuala Lumpur. Subuh di sini jam 6.15-an, tapi kita harus ready di terminal bus UTP jam 7.30. Sudah pasti hostel gempar dengan orang-orang yang terburu-buru. Sliweran, ada yg bikin mie, ada yang setrika baju, ada yang mandi juga. Akhirnya jam 7.30 (yah, lebih-lebih dikit lah) kita semua udah pada kumpul di deket bis UTP, terus berangkat ke KL. Aku duduk belakang sama Marten, Chandra, dan kawan-kawan, ngobrol di belakang sama Raja (orang pakistan). Setelah sekitar sejam, kita mampir di sebuah one-stop, tempat jualan dunkin donut, coffee, trus juga ada kantinnya, dan tempat mainan anak-anak (jungkat-jungkit dan perosotan). Waa, aku, pak balza dan pak hilfan ikut main sama anak-anaknya pak joko… jadi serasa kembali muda neeh …

Setelah itu perjalanan dilanjutkan, sambil disetelin film Rat Race di TV-nya bus UTP. Dasar aku nggak bisa diem, akhirnya aku mainan sama anak-anaknya pak joko, jadi daycare, hahaha… Akhirnya sampai juga di Kuala Lumpur, tepatnya di petronas twin towers, the world’s tallest buildings. Dalemnya ternyata seperti mall kecil, namanya Suria KLCC, dan Dewan Filharmonik Petronas.  Di sini mampir ke petrosains, tapi nggak sampek masuk, soalnya klo masuk bayar 12 ringgit. Hiii, eman-eman … Tapi katanya mas dedi, rugi klo ga ke petrosains. Soalnya isinya kayak alat-alatnya anak SD di luar negeri gitu, kayak model molekul, trus mind-power, dll. Setelah jalan-jalan sejam, akhirnya dikasih tiket gratis untuk liat bridge di petronas. Tapi sebelumnya nyobain alat-alat related-to-petronas. Mereka bangga sekali dengan petronasnya, terbukti alat-alat yang ada selalu membandingkan dengan menara sears, dll. Setelah dapet kesempatan masuk, pertama, masuk dulu ke ruang cinema, dikasih movie tentang sejarah pembangunan petronas towers. Setelah selesai, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga, naik ke lantai 41 pake lift. Tapi nggak kerasa udah sampe lantai 41, nggak ada rasa ketarik-tarik ke atas gitu, cuman kuping tiba-tiba kayak di gunung. Setelah dijelaskan oleh si guide, kami foto-foto tepat di jembatan lantai 41 tsb.

Setelah selesai, aku, ari, chin, dan bu anti makan sizzle di foodcourtnya Suria KLCC. Entah aku yang ndeso atau gimana, aku baru tau makanan sizzle, jadi mungkin ini yang namanya hot plate. Waktu makanan aku bawa pake baki, kuahnya masih mendidih dan suaranya kayak masak air tapi sudah mendidih, dan telurnya masih mentah. Begitu sampek meja, telurnya udah mateng.

Setelah selesai, kami berangkat lagi ke Alamanda, sejenis department store di Putrajaya. Nama tokonya Carrefour … halah kayak di indonesia aja rasanya. Di sana makanan kecil murah-murah, tapi pas ga bawa duit banyak neh. Akhirnya cuman bisa beli pembersih muka di sebuah toko yang hanya menjual perawatan wajah dan badan. Hahaha, dan ternyata Kiki ada di situ juga, malah beli alat-alat kecantikannya cowok metroseksual. Hahaha… dasar. Setelah selesai, bus berangkat ke Putrajaya, sejenis ancol tapi ga ada mainannya, ga ada badutnya. Kami cuman foto-foto di sana. Aku, Chandra, Kiki, Ari, dan Chin langsung foto-foto, sampek di -sejenis- air terjun kecil, masjid gede namanya masjid putra, dan bendera-bendera malaysia, dan akhirnya foto-foto di sunsetnya tasik (danau) di putrajaya. Begitu matahari memasuki limit tenggelam, lampu-lampu mulai dinyalakan … what a wonderful city it is. Very romantic evening lah suasananya. Tapi begitu udah malam, romanticnya ilang dah. Trus kita pulang ke UTP lagi. Back to the jungle. Perjalanan 2 jam, berhenti di tapah untuk makan 30 menit, lalu 1 jam menuju UTP. Capek tapi seneng banget, sampek di hostel jam 12 malam.

ANDAI KUHARUS MEMILIH

August 7th, 2006 by dhanysaputra

Song/Music/Arr : Ady Naff
Album : Dari Hati Untuk Cinta (2006)
Comment : Lagunya bagus banggeed. Ada yang bisa share kabar-kabarnya tentang lagu ini?

Andai kuharus memilih
Rasa yang kini ada
Sampai kapan kuharus menunggu

Dua hati yang tercinta
Bimbang kuharus tentukan
Cinta mana yang harus kusentuh

Sampai kapan kumampu ingkari hati

Reff :
Dan kuharus temukan jawabnya
Walau kutahu ada yang terluka
Dan kuyakin akupun terluka
Sebab cinta mesti harus memilih

MAKANAN

August 1st, 2006 by dhanysaputra

Kemarin malem, beberapa anak satu blok di v4d-t3 pada ngomongin kangen sama makanan indonesia. Iya, mikirin makanan jadi keinget sop, soalnya di sini sopnya pake sere. Trus juga jadi keinget kripik tahu. Oiya, tahu tempe juga. Di sini tempe mahaaaal sekali. Kadang dicampur sama teri terus disambel ala malaysia. Yah, gimana lagi, mau nggak mau. Trus juga rawon … jadi kangen. Di indo padahal aku males klo makan rawon, tapi sekarang jadi kangen. Tahu disini uuuempuk banget, koyok makan angin, namanya tofu. Trus juga kangen sama soto ayam … waaa di sini nggak nemu. Nasi kuning, di sini jadi nasi merah, santennya kebanyakan, trus dicampur kari malaysia, sama ayam rempah. Waaa, bukan gue banget tuh. Trus juga krupuk puli, krupuk udang, krupuk blek, dimanakah dirimu? Di sini nggak ada krupuk sama sekali. Makanan di sini nggak 4 sehat. Pasti nasi sama ayam tok trus pake kuah. Sayuran pun kubis terus setiap hari, kalo mau. Kubisnya beda sama kubis indonesia. Kubis disini kubis cina. Jadi rasanya kayak kubis buat capcay, yg kres-kres gitu. Kalo ga gitu taoge, tapi taoge di sini ukuran raksasa, ngeri deh. Gede-gede sak cacing tanah kurang lebih. Trus juga, di sini nggak ada bakso. Jadi kuangen banget sama bakso. Sambel trasi juga ga ada. Trus klo mie, indomie ga terkenal banget. Soalnya cuman ngeluarin 2 rasa aja. Yg terkenal di sini Maggi. Jadi klo di warung-warung indo biasanya ada menu "indomie rebus", di sini jadi "maggi rebus". Dan bumbunya malaysia banget. Bau kayu manis campur sere. Begitu pula dengan chiki-chiki di sini, rasa bumbu kari malaysia semua. Oiya, sate ayam! Aku jadi kangen banget sama sate ayam. Pecel juga. Trus juga sirup obat batuk di sini, malah masih rasa aslinya. Pahit. Ga ada obat tidurnya, ga ada rasa-rasa mintnya. Di sini malah ada panadol soluble, untuk demam, selesma, dan kesakitan.

Minuman juga. Aku kangen sama es janggelan. Ternyata di sini ada juga namanya ais cincau, barusan minum tadi siang buat lunch. Trus juga sirup di sini, beda. Nggak kerasa. Namanya di sini sirap. Yang paling kangen itu Mizone. Di sini nggak ada minuman sejenis mizone. Adapun pocari sweat kaleng harganya 2 ringgit. Wih, mahal sekali. Gara-gara impor mungkin ya. Padahal di indo aku ketagihan mizone. Pop ice juga ga ada di sini. Trus juga teh di sini aneh, meskipun tea o (soalnya klo ga bilang tea o bakalan dikasih teh tarik alias teh susu), tapi tetep ga seperti teh botol.

Tadi miss ainol ngasi kelonggaran libur untuk ngajar ICIS (semacam PTI) untuk seminggu lebaran. Moga2 nanti bisa pulang, trus ngerasain makanan2 yg aku kangenin. Tapi aku masih belum tau untuk jadwal ngajar yg satu lagi, SAD (System Analysis and Design), soalnya dosennya lagi ke kuala lumpur.

PENGALAMAN PART 4

July 28th, 2006 by dhanysaputra

Hari ini habis jumatan aku beli minuman dadih. Klo di jawa namanya godir, atau agar-agar, atau puding, atau entahlah apa namanya. Harganya RM 1. Ada 5 macam rasa, anggur, stroberi, coklat, entah apa lagi lupa.

Ya gini ini kerjaannya tiap hari selama semingguan, pagi berangkat ke office, buka YM, friendster, yahoo mail, liat simposium (klo pas ada judul yg menarik dan pengen liat) atau ikutan kuliah riset klo pas judulnya bagus, makan gratis 2 kali sehari (klo waktu kuliah riset dulu sampe 3 kali sehari) sepuasnya. Trus juga disambi (lha .. malah jadi sambilan) baca paper dan cari data.

Pagi ini Fandi pamitan ke anak2, mau pulang ke bandung, mau sidang TA, tanda tangan ijasah, dan nungguin kabar dari schlumberger. Beberapa anak ada yg titip dibeliin barang2 di indonesia. Seperti si L-Men yg nitip dibeliin susu L-Men karena ga ada susu L-Men di malaysia, Andri yg mau nitip kasih dokumen2 ke surabaya (atau probolinggo ya?).

Wah, barang2 di sini ternyata murah2. Kemarin aku beli flasdis 1 Giga harganya cuman RM 89.1, si Candra beli raket yang sudah dipasang, cuman sekitar 100 ribuan rupiah (padahal di indonesia yg belum dipasang aja seharga 250 ribuan). Laptop baru dg spec yg menggiurkan aja 3000 RM.

Tapi ini aku lagi sakit batuk pilek. Moga2 besok udah sembuh, sehingga bisa jalan2 ke jusco lagi. Katanya mau diajak hana ke acara perkahwinan ala sini (baca:mantenan).

PENGALAMAN PART 3

July 22nd, 2006 by dhanysaputra

Aku lanjutin lagi nih ceritanya. Sabtu pagi ini aku ke Jusco (nah ini penulisannya yg bener). Bareng sama pak hilfan (dosen itenas), pak eko (dosen ugm), pak agni (eks officer swadarma), pak balza (pak balza yg kalo setiap beliau ngomong mesti bikin ketawa, entah ngomong apa, ngomong enggak jelas), si L-men, ayu (kembarane putri patricia), anisa, arianti, andri, fauzan (org india banget), fandi, dan satu lagi siapa ya, lupa ga kesebut nih, ampuun. Nah dimulai lagi nih film indianya. Bener-bener serasa main di film india (jadi keinget Bagus lagi … hahaha). Bisnya ala india, supirnya india, pake bahasa india, kondekturnya orang india yg bawa-bawa papan karcis. Setelah sampai terminal, kami lanjut oper bis kedua ke Jusco.

Begitu sampai di Jusco, udah pada mencar semua cari kebutuhan ehh.. keperluan (soalnya di malaysia, "butuh" itu sesuatu yg jorok banget, biologi banget deh) masing-masing. Seperti biasanya di indonesia, mataku langsung ke tempat jual CD dan kaset meski enggak beli. Di sini ternyata separuhnya jual lagu-lagu indonesia spt krisdayanti, melly guslaw, rossa, ratu, radja, dan lain-lain. Trus juga artis luar negerinya lengkap banget. Sampek david foster yg aku nggak temuin di indonesia aja di sini ada 3 kaset yg rare banget!! Album river of love, dua lagi lupa namanya. Dan akhirnya aku nemu juga ning baizura, yg dulu di thn 1995 pernah hits di indonesia dg lagu "Antara Kita", duet dg hedi yunus. Tapi harga double CD-nya album Ning 3113 adalah RM 34.90 dan double cassettenya RM 17.90. Trus ingat dompet, nggak beli apa-apa. Akhirnya beli flashdisk Data Traveller 1 Giga harganya RM 89.1, kalo dibandingin harga di indonesia … waaah muuuurah banget. Trus juga beliin titipannya pak bambang kun, headset. Harganya RM 9.90. Murah juga. Emang sih, malaysia terkenal dengan manufakturnya, sedangkan kita "katanya" pertaniannya, tapi nyatanya petani indonesia sengsara gitu yah … entahlah…

Setelah itu ke supermarket, beli kubis cina buat tambahannya mi instan, chrysantemum tea sak buavita raksasa, yg harusnya kalo dirupiahkan 15 ribu, tapi jadi sekitar 5 ribuan di sini. Trus juga mau beli pocari sweat kok harganya klo dirupiahkan jadi 5000, ga jadi beli. Trus juga lirik-lirik laptop yg harganya RM 3000. Hiks … murah sekali di sini dengan spesifikasi sebagus itu. Centrino bok, 512, 80 Giga DVD RW 300K, kamera built in, dan card reader 6 in. Nunggu komputer di jombang terjual dulu lah.

Trus liat-liat bawaannya anak2, si L-men beli barbel 10kg, pak eko malah beli kacamata renang yg buat selam yg ada pipanya sama beli sumpit guedhe banget. Si Arianti malah beli tisu gulung yg banyak. Aneh-aneh deh orang2 ini. Dan yg aku suka dari orang2 ini, mereka guyon tidak mengenal senioritas, karena senioritas itu timbul dengan sendirinya, bukan dengan dipaksakan (jadi ingat ebes nih … hehehe).

Flashback lagi, setelah liat postgraduate office dan kapasitasnya, bisa jadi untuk intake januari 2007 nggak dapet ruangan. Dan yang lebih parah lagi yang mau ambil bulan agustus. Pasti tersiksa-siksa deh, baru dateng di sini sudah menghadapi masalah sekian banyaknya dan harus buru-buru diselesaikan. Belum kalo yg mau intake agustus ini ga dapet jatah GA Offer, bisa-bisa dateng kesini nggak dapet beasiswa sama sekali. Hahha, cuciaaan deh lu rektorat!! Mangkanya jangan sombong gitu lu sama orang. Pake ngomong "kita ga ada ikatan batin sama alumni" lah, "kita udah nggak peduli alumni" lah. Sok sok dibutuhkan, letter of offer aja disuruh tanda tangan kontrak dulu, sekarang rasain. Padahal temen aku yg di ITB tuh, letter of offer yg dikasih ke rektorat, bahkan sampai DIANTAR KE RUMAH MASING-MASING PENERIMA BEASISWA. Dan di UGM, banyak juga yang bukan dosen UGM tapi bisa berangkat ke UTP. Tapi aku akan bantu sebisanya, semaksimal mungkin saat dosen its yg temen aku itu dateng ke sini agustus, soalnya setelah di sini, temen aku itu insya Allah akan bisa terbantu tapi rektorat yang dapet sialnya. Hahaha, cucian deh lu rektorat. Lagian di sini hampir semua orang nanyain, mana letter of offer aku. Mulai dari petugas imigresyen malaysia, temen2 satu batch, dosen, sampai orang-orang PG Office. Mau nggak mau aku harus ceritain dong ttg rektorat itu.

Dah, aku mau balik dulu, dah malem.

PENGALAMAN PART 2

July 21st, 2006 by dhanysaputra

Hari ini ada sesuatu yang menarik untuk disimak. Jumatan di UTP ini ternyata berbeda (eh sori … berbeza) dengan waktu aku di Jawa. Adzan dua kali (kalo itu sih beberapa di indonesia juga ada), dan … khotbah pakai power point!! Jadi ada layar putihnya. Persis kayak kuliahan gitu. Jadi si khotib ngomong bahasa malaysia, entah ngomong cabaran-cabaran … alah mbuh lah, di sebelahnya ada presentasi atau ringkasannya dalam bahasa inggris. Dan saat khotib membacakan surat, di ppt muncul ayat tersebut dalam bahasa Arab. Keren deh pokoknya. Dan yang tidak kalah kerennya adalah masjid besar ini, yang seperti JMMI tapi jauh lebih bagus lah, ada AC-nya. Jadi nggak rugi kalo mau datang lebih awal dan mandi dulu sebelum sholat. Topik hari ini adalah murtad. Dan begitu selesai khotbah, layar menggulung sendiri. Tempat wudlu nya juga keren, dikasih tempat duduk dari nikel klo ga salah ya … ah aku bukan anak kimia ga ngerti. Jadi wudlu sambil duduk.

Kemudian, hari ini aku udah dapet login dua lab, di postgraduate lab sama di postgraduate office. Dan … aku juga sudah mendapatkan sesuatu yang dari dulu disembunyikan dengan angkuhnya oleh rektorat sialan itu … LETTER OF OFFER.

Hari ini aku juga ngurus account bank Bumiputera (klo di ITS BNI yah). Yang paling menarik tuh security-nya, bawa bedil manuk (senapan laras panjang), padahal klo di indonesia tuh cukup bawa pentungan. Jadi di sini nggak ada maling .. Hahaha!!

Tapi sampai hari ini masih belum bisa adaptasi dengan bioritme kehidupan, soalnya selisih jam dg indonesia adalah satu jam, tapi selisih jam sholatnya 2 jam dengan surabaya. Jadi jam enam seperempat or setengah tujuh baru adzan, jam 8 udah masuk kuliah. Sementara aku nyocokinnya sama jam sholat aja dulu, khan klo jam sholat yg ngatur Yang Di Atas, tapi klo jam waktu malaysia yg ngatur mahathir, biar rakyatnya lebih workaholic.

Hari ini rencananya mau ketemu sama Mrs. Dayang, pembimbing aku. Aku mau ngajuin judul tentang earthquake forecasting sebagai early warning system. Jadi biar bisa diprediksi gempa-gempa yang berulang di tempat yang sama itu. Tapi ini udah sore (jam 5), meskipun jam 5 baru aja adzan subuh tapi kantor udah pada mau tutup.

Makanan gratis pagi tadi adalah sejenis soto gitu, tapi jelas beda lah bumbunya juga, tapi ada kentang gorengnya, mie bentuknya aneh gitu, trus taoge (hii taoge di sini raksasa, gede-gede, mengerikan), daun bawang, kacang, daging ayam irisan kayak soto, ada bumbu sejenis bumbu petis lah klo di jawa (tapi rasanya beda juga). Klo siang tadi sebelum jumatan, makannya sejenis sop dan telur dadar isi. Akhirnya, feels like home juga meskipun telur dadarnya isi aneh-aneh, ada wortelnya, kacang polong, dll dan sopnya masih kental dengan serenya tapi minimal ada bau-bau indonesianya lah.

Oya, di sini lagi marak siti nurhaliza tunangan dengan datok siapa itu namanya. Anak cowok si duda yg masih umur 14 tahun bingung mau panggil apa, biasanya panggil kak siti, dan gosipnya naksir juga sama siti, tapi ternyata udah dipacarin sama bapaknya yg punya 4 anak. Semua orang perhatiannya tertuju ke siti nurhaliza. Bahkan katanya sampek klinik (mungkin di surabaya spt poliklinik kampus) aja tidak sempat melayani kamu karena mikirin siti. Para lelaki di sini, tak pandang dia itu siapapun, bahkan cik fadil, senior executive-nya postgraduate office masih merasa regret (terhenyak) dengan berita ini. Hahahaha … ada-ada saja.

Udah dulu ah, ini mau kuliah lagi. Nanti dilanjutin lagi.